Pemulihan Pendidikan Pasca Bencana di Sumut
Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sumatera Utara memberikan pelatihan sosial kepada 300 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Dalam rangka mempercepat pemulihan pendidikan pascabencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah, akhir 2025 lalu.
Kepala
BBGTK Sumatera Utara, Joko Ahmad Julifan mengatakan, pelatihan tersebut
merupakan bagian dari upaya pemulihan bagi sekolah, guru, dan siswa yang
terdampak bencana, banjir dan tanah longsor.Upaya pemulihan daerah bencana tersebut dilaksanakan
bersama UPT Kemendikdasmen, melalui
kegiatan sosial.
Joko
mengatakan bahwa pada tahun 2025 pihaknya telah memberikan dukungan sosial
kepada 475 siswa yang berada di tenda pengungsian. Selain itu, bersama mitra, BBGTK Sumut juga memberikan
dukungan yang sama kepada sekitar
1.000-an guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan di Sumut.
Inovasi
Pembelajaran
Program
tersebut kemudian berlanjut pada 2026. Yakni
melalui pelatihan sosial bagi 300 GTK. Pelatihan tersebut melibatkan enam daerah. Yakni
Medan, Langkat, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara.
Joko
berharap para GTK yang telah mengikuti pelatihan tersebut dapat diberdayakan dan
didorong oleh Dinas Pendidikan setempat. Diantaranya dengan mendiseminasikan materi yang diperoleh kepada minimal lima guru lainnya, di satuan
pendidikan masing-masing. Sehingga harapannya, terdapat 1.500 GTK yang dapat
tersentuh melalui program diseminasi ini.
