Pemulihan Pendidikan Pasca Bencana di Sumut

Thursday, April 2, 2026

 Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sumatera Utara memberikan pelatihan sosial kepada 300 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Dalam rangka mempercepat pemulihan pendidikan pascabencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah, akhir 2025 lalu.

Kepala BBGTK Sumatera Utara, Joko Ahmad Julifan mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan bagi sekolah, guru, dan siswa yang terdampak bencana, banjir dan tanah longsor.Upaya  pemulihan daerah bencana tersebut dilaksanakan bersama UPT Kemendikdasmen,  melalui kegiatan sosial.

Joko mengatakan bahwa pada tahun 2025 pihaknya telah memberikan dukungan sosial kepada 475 siswa yang berada di tenda pengungsian.  Selain itu, bersama mitra, BBGTK Sumut juga memberikan dukungan yang sama kepada  sekitar 1.000-an guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan di Sumut.

Inovasi Pembelajaran

Program tersebut  kemudian berlanjut pada 2026. Yakni melalui pelatihan sosial bagi 300 GTK.  Pelatihan tersebut melibatkan enam daerah. Yakni Medan, Langkat, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara.

Joko berharap para GTK yang telah mengikuti pelatihan tersebut dapat diberdayakan dan didorong oleh Dinas Pendidikan setempat. Diantaranya dengan  mendiseminasikan materi yang diperoleh  kepada minimal lima guru lainnya, di satuan pendidikan masing-masing. Sehingga harapannya, terdapat 1.500 GTK yang dapat tersentuh melalui program diseminasi ini.  

BBGTK Sumatera Utara juga terus melakukan inovasi pembelajaran melalui berbagai kegiatan.  Seperti bimbingan teknis, workshop, seminar, dan kegiatan peningkatan kompetensi lainnya. Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota, se Sumatera Utara.  Direncanakan pada waktu yang akan datang, kegiatan serupa akan menyentuh lebih banyak lagi GTK.(ind)
(dok: mistar.id)