Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026 Digelar
Menteri
Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir memberikan dukungan atas akan
digelarnya ajang lomba lari Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026. Gelaran
ini akan berlangsung pada 26 April 2026. Dengan start di Balai Kota Malang dan finish
di Stadion Gajayana Malang. Sebanyak 7.000 peserta diharapkan bisa bergabung.
Mereka terbagi dalam tiga kategori, yaitu Half Marathon, 10K, dan 5K.
Menurut
Erick, ajang ini dinilai memiliki dampak positif bagi olahraga Indonesia dalam
tiga perspektif. Perspektif pertama adalah bagaimana event ini ikut
berkontribusi dalam prestasi olahraga nasional. Sebagai Menpora, tentu saja ia melihat
prestasinya penting. Apalagi dalam lomba maraton ini juga melibatkan pelari
nasional. Biasanya juga diikuti pelari asing. Ada beberapa pelari yang menang
di SEA Games. Sehingga lomba ini mendukung secara prestasi.
Perspektif
ke dua, memasyarakatkan olahraga. Merujuk
pada data , Indeks olahraga Masyarakat Indonesia masih rendah, yakni 17 persen.
Angka 17% (atau data partisipasi keseluruhan 34%), menyoroti bahwa kesadaran
berolahraga di kalangan masyarakat belum mencapai target yang diharapkan. Indeks
yang rendah ini menjadi dasar bagi pemerintah untuk meningkatkan upaya
struktural, terencana, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kebugaran jasmani
masyarakat.
Sementara indeks
olahraga Jepang mencapai 65 persen. Artinya, 65 persen masyarakat
Jepang berolahraga, sehingga umur penduduknya semakin tua.
Sedangkan perspektif ke tiga adalah dari sisi sports tourism. Menurut
Erick, sport tourism merupakan potensi baru yang bisa dikembangkan di
Indonesia. Dengan nilainya yang mencapai ratusan miliar di dunia. Apalagi
Indonesia memiliki daya tarik pariwisata seperti keindahan alam serta kuliner,
sangat tepat jika dikolaborasikan dengan
olahraga.
Menpora
Erick mendorong peran pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dalam pembangunan
infrastruktur. Sehingga bisa mendukung penyelenggaraan event olahraga berskala
besar, yang bermuara pada dampak ekonomi.Erick mengakui pertumbuhan sport
tourism dan sport industry tidak mungkin 100 persen ditanggung pemerintah. Sehingga
swasta dan masyarakat perlu ikut berkontribusi. (d)
