Memberikan yang Terbaik Untuk Negeri
Karier mantan Ketua KNPI Jawa Tengah dan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah ini dibangun melalui perjalanan panjang di dunia pendidikan dan kemasyarakatan. Reputasinya menguat seiring kiprah aktifnya di berbagai forum pendidikan. Prestasinya adalah kombinasi antara kapasitas akademik, kecakapan komunikasi, serta kemampuan membangun kepercayaan lintas lembaga.
Budiyanto dinilai mampu menjalankan tugas, peran dan fungsi
Dewan Pendidikan. Sebagaimana diamanatkan dalam UU Sisdiknas dan regulasi
turunannya. Tidak heran jika Dewan Pendidikan Kota Semarang menjadi percontohan
dan rujukan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota se-Indonesia.
DPKS menjadi tempat bertanya dan belajar (studi tiru) Dewan Pendidikan
kabupaten/kota dari berbagai daerah. “Saya
hanya melaksanakan amanah, sebagai
bagian dari putra bangsa yang peduli dengan masa depan anak Indonesia. Saya
ingin memberikan yang terbaik untuk
negeri,”ujarnya.
Dr.
Budiyanto dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati, humanis, dan komunikatif.
Ia memandang pendidikan sebagai investasi masa depan yang membutuhkan ketulusan, keberlanjutan, integritas, dan
kerja kolektif. Menurutnya pendidikan mengambil peran penting dalam segala
sendi kehidupan. “Pendidikan bukan segala-galanya, tapi segalanya ada karena Pendidikan.”
Kehadirannya
memberi ruang bagi setiap pemangku kepentingan untuk terlibat, sekaligus
memberikan suara kepada kelompok- kelompok yang jarang terdengar dalam diskusi
pendidikan.Di tangannya, Dewan Pendidikan menjadi lembaga yang tidak hanya
bergerak secara struktural, tetapi juga emosional. Menguatkan kepercayaan,
menyatukan gagasan, dan mendorong perubahan. Ia telah menunjukkan kepemimpinan
yang tangguh, strategis, dan berdampak. Melalui pemikiran jauh ke depan,
program konkret, dan keberanian untuk berinovasi. Komitmennya jelas dan teguh, mewujudkan pendidikan Kota Semarang yang
bermutu dan berkarakter.
Oleh karena itu tidak heran jika Dr. Drs Budiyanto SH, M.Hum
dinobatkan sebagai salah satu Tokoh Berprestasi Indonesia 2026 oleh Berlian Organizer Semarang. Penghargaan
ini diberikan atas dedikasi, integritas,
dan kontribusi nyata di berbagai bidang. Ia
dinilai berhasil memposisikan Dewan Pendidikan dengan tepat, terutama
dalam pelibatan masyarakat, membantu
pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di kota Semarang.
Secara konsisten ia menolak konten yang merendahkan martabat
guru. Begitu
besarnya tanggung jawab guru, maka tepat sekali kalau Mahkamah Agung (MA)
mengeluarkan fatwa, bahwa guru tidak dapat dikriminalisasi saat menjalankan
tugas mendidik murid. Hal ini mengingat bahwa melalui proses pendidikan itulah
akan lahir generasi yang berkarakter.(tono)
Menerima penghargaan
sebagai Tokoh Prestasi Indonesia 2026
