Atasi Migrain Tanpa Obat
Migrain adalah sakit kepala yang terasa berdenyut, dengan intensitas sedang hingga berat. Dapat disertai gejala mual, muntah, atau sensitif terhadap cahaya dan suara. Migrain sering dirasakan pada satu sisi kepala, tetapi bisa juga menyerang kedua sisi kepala. Beberapa penderita migrain dapat mengalami aura yang merupakan gejala gangguan saraf, seperti melihat kilatan cahaya atau mencium bau tertentu.
Pada dasarnya, konsumsi obat saat migrain hanyalah salah
satu cara untuk membantu meringankan gejalanya. Kondisi ini dapat diredakan
dengan mengonsumsi obat pereda nyeri. Seperti paracetamol, ibuprofen, aspirin, dan naproxen. Kombinasi obat yang
mengandung aspirin, paracetamol, dan kafein juga dinilai efektif dalam
meringankan keluhan migrain ringan.
Selain minum obat, migrain juga bisa diatasi dengan
beberapa cara, sebagaimana dirilis dari alodokter.
1. Relaksasi dan tidur
Ketika
mengalami serangan migrain, penderita mungkin akan lebih sensitif terhadap
suara dan cahaya. Jika mengalami hal ini, cobalah untuk menghentikan aktivitas
dan beristirahat di dalam ruangan yang hening dan gelap. Ini dapat menjadi cara
mengatasi migrain tanpa obat.
Bila
memungkinkan, cobalah untuk tidur. Senyawa kimia yang dihasilkan oleh otak
saat tidur dapat
meringankan rasa sakit. Selain itu, tidur yang cukup dan teratur pada jam yang
sama setiap harinya, dapat membantu mencegah
migrain.
2. Kompres dingin atau
hangat
Tempelkan kantong berisi es
di dahi atau di belakang leher untuk mengurangi rasa nyeri saat
migrain. Jika merasa kurang nyaman dengan kompres dingin, kamu bisa
menggantinya dengan kompres hangat. Guna membantu mengendurkan otot yang
tegang. Selain itu, mandi dengan air hangat juga dapat memberikan
khasiat yang serupa.
3. Meditasi atau yoga
Meditasi dengan cara duduk di suatu
tempat yang tenang dan memusatkan pikiran pada pernapasan dapat meringankan
nyeri. Selain meditasi, kamu juga dapat melakukan yoga untuk mengurangi
keparahan migrain dan menurunkan risiko kambuhnya migrain.Namun, hindari
gerakan membungkuk ketika melakukan meditasi atau yoga karena gerakan ini
justru dapat memperparah keluhan.
4. Menghirup aromaterapi
