Aset Tembus Rp2,6 Triliun

Friday, April 3, 2026

 


April tahun 2026, KSP Kopdit Pintu Air genap berusia 31 tahun.Tiga puluh satu tahun bukanlah  waktu yang singkat. Koperasi ini telah melewati berbagai tantangan dan perubahan. Namun berkat dukungan dan kepercayaan anggota, KSP Kopdit Pintu Air tetap eksis, bahkan tumbuh dan terus berkembang.

KSP Kopdit Pintu Air berawal dari 50 anggota pendiri, yang memiliki semangat kebersamaan untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis solidaritas. Hingga Desember 2025, aset koperasi yang telah mencapai Rp2,6 triliun. Sementara jumlah anggota tercatat 487.470 orang.

Saat ini Kopdit Pintu Air memiliki 59 Kantor Cabang (KC), 19 Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan 47 Tempat Pelayanan (TP). Tempat Pelayanan ini  melayani anggota di berbagai daerah.

Beberapa tahun ke depan ditargetkan anggota  mampu mencapai satu juta orang. Target 1 juta anggota bukan hanya angka. Melainkan sebuah gerakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT dan Indonesia. Oleh karena itulah Yakobus  menekankan pentingnya merawat “Mata Air.” Mata air tersebut adalah anggota, sekaligus pemilik koperasi.

 

Operasional Sesuai Regulasi

 

Yakobus mengakui, perkembangan Kopdit Pintu Air tidak terlepas dari nilai solidaritas yang menjadi fondasi koperasi. Sebagaimana tercermin dalam motonya, “Kau Susah Aku Bantu, Aku Susah Kau Bantu.” Semangat tolong-menolong menjadi fondasi utama yang menjaga kepercayaan anggota dan mendorong partisipasi aktif dalam mengembangkan koperasi.

Yakobus juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas usaha Kopdit Pintu Air dijalankan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.  Terutama Peraturan Menteri Koperasi Nomor: 8 Tahun 2023 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi.  Serta Undang-Undang Nomor: 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi menjadi bagian penting untuk memastikan tata kelola koperasi berjalan transparan, profesional, dan memberikan perlindungan kepada anggota. Ia berharap pengurus, pengawas, manajemen, hingga anggota, dapat bersinergi mewujudkan transformasi koperasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.“Dengan kerja sama yang solid, Kopdit Pintu Air akan terus menjadi pilar ekonomi anggota yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan. Harga diri dan integritas adalah aset utama bagi setiap pengelola Kopdit Pintu Air.”

Yakobus berkomitmen menjadikan KSP Kopdit Pintu Air sebagai koperasi yang berdaya saing global,  dari NTT untuk Indonesia. (n)